Category Archives: CMS

Mengenal Standar Modul Joomla

Mengenal Standar Modul Joomla

Mengenal Standar Modul Joomla
Mengenal Standar Modul Joomla

Pada artikel kali ini kami akan membahas tentang standar modul Joomla. Seperti yang kita tahu bahwa modul adalah ekstensi-ekstensi ringan dan fleksibel yang digunakan untuk merender halaman. Modul adalah salah satu bagian yang paling sederhana dari Joomla (setara dengan widget di WordPress). Modul dapat ditampilkan di bagian manapun (di semua posisi yang diizinkan template serta dalam area konten utama dengan menggunakan plugin loadmodule untuk komponen com_content).

Standar Modul Joomla

Joomla dikemas dengan banyak standar modul, yang selebihnya tersedia di JED (Extension Directory). Berikut ini adalah standar modul yang otomatis tersedia dalam sebuah Joomla.

• Arsip Artikel. Modul ini menampilkan daftar kalender bulanan yang berisi arsip artikel.
• Artikel Newsflash. Modul Newsflash akan menampilkan sejumlah artikel dari kategori tertentu.
• Kategori-kategori Artikel. Modul ini menampilkan daftar kategori dari satu kategori induk .
• Footer. Modul ini menampilkan informasi hak cipta Joomla.
• Pengubah Bahasa. Modul ini menampilkan daftar bahasa konten yang tersedia.
• Statistik. Modul Statistik menunjukkan informasi tentang pemasangan server Anda bersama statistik pengguna situs web, jumlah artikel dalam database Anda, dan jumlah tautan web yang Anda berikan.
• Sindikasi Pengumpan. Modul Sindikasi pintar yang menciptakan Sindikasi Pengumpan untuk halaman di mana modul ditampilkan.
• Tautan Web. Modul ini menampilkan tautan web dari kategori yang didefinisikan dalam komponen Tautan Web.
• Siapa yang Online. Modul Siapa yang Online menampilkan jumlah pengguna anonim (tamu) dan pengguna terdaftar (yang masuk)—yang sedang mengakses situs web.
• Pembungkus. Modul ini menampilkan jendela iframe untuk lokasi tertentu.

Demikianlah sedikit pengenalan tentang standar modul Joomla. Selain standar modul di atas, sebenarnya masih banyak lagi standar modul Joomla yang bisa Anda gunakan.

Banyak pemilik website WordPress yang berasumsi bahwa mereka tidak perlu khawatir masalah keamanan. Banyak yang berpikir hanya website besar dengan jutaan pengunjung yang akan diserang. Padahal, hacker diluar sana mencoba untuk memaksa masuk ke website besar ataupun kecil. Untuk itu kamu harus selalu menjaga keamanan website kamu.

Karena sering kali orang-orang menyepelekan web hosting untuk websitenya, yang berujung websitenya lemot untuk diakses. Maka dari itu, pastikan Anda memilih web hosting yang memiliki kecepatan server dan kecepatan internet yang sangat cepat. Sehingga website Anda dapat diakses dengan cepat oleh pengunjung.

Selain itu, pastikan keamanan juga tak kalah diutamakan. Karena keamanan data Anda dalam server web hosting menjadi taruhan nyawa website Anda supaya tetap berjalan. Maka dari itu, pilih web hosting yang memiliki keamanan server yang sangat ketat dengan sistem keamanan yang berlapis sampai ke anti virus yang mampu menghalau segala macam virus.

Itu lah alasan kenapa Anda harus memilih Jakartawebhosting.com

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi https://www.jakartawebhosting.com yang menyediakan layanan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

Posted 

Cara Upgrade Joomla Bagi Pemula

Cara menginstall joomla untuk pemulaBerikut cara praktis untuk mengupgrade joomla 2.5 ke versi 3.x. Sebelum mengupgradenya, pastikan dulu kita backup dengan software atau cara apapun yang terpenting jangan lupa untuk membackupnya. Mari kita mulai langkah – langkahnya.

Langkah 1 Instal Joomla

Sebelum memulainya pastikan juga spesifikasi kita mencukupi untuk dijadikan host Joomla 3.x. Untuk mengetahui apakah hosting kita sudah memenuhi syarat untuk host Joomla 3.x ini, kita dapat melihatnya Disinisebenarnya tidak diperlukan spesifikasi khusus untuk Joomla 3.x ini, namun untuk berjaga – jaga apa salahnya kita ketahui dulu requirenya.

Langkah 2 Instal Joomla

Sekali lagi sebelum kita memulainya, ada hal yang harus kita perhatikan terlebih dahulu. Jangan lupa untuk mengecek semua ekstensi (template/komponen/plugin/modul). Kemudian pastikan setiap ekstensi sudah kompatibel dengan joomla 3.x.  Pastikan ketika kita telah menginstal tempalte joomla 2.5 yang kita perlukan untuk mengubahnya dengan template joomla 3.x  yang kompatibel.

Baca juga: 10 Ekstensi Utama Untuk Website Joomla

Langkah 3 Instal Joomla

Langkah yang sederhana, kita hanya perlu mendownload dan mengupdate semua extension (belum termasuk Joomla) yang kita perlukan agar kompatibel dengan joomla 3.x tapi jangan mengupgrade template sebelumnya dulu. Kemudian  sekali lagi kita harus membackupnya, lalu kita lanjutkan ke langkah berikutnya.

Langkah 4 Instal Joomla

Hapus semua ekstensi yang tidak kompatibel dengan joomla 3.x. Caranya adalah, pergi ke admin panel kita lalu hapus ekstensi yang tidak diperlukan untuk joomla 3.x. Sangat disarankan dalam melakukan hal ini kita harus dalam keadaan yang fresh atau tidak dalam kondisi lelah, karena diperlukan ketelitian yang sangat tinggi agar tidak salah dalam proses penghapusan ekstensi ini. Kemudian pergi ke Manage Extensions lalu pilih Komponen, hapus komponen yang tidak diperlukan. Lakukan hal tadi untuk proses plugin dan modul, tapi harus diingat agar berhati hati supaya upgrade yang sudah kita lakukan di langkah 3 tidak terhapus juga.

Langkah 5 Instal Joomla

Update joomla 2.5 kita ke versi 3.x. Pada tahap ini kita sudah siap untuk melakukan proses upgrade joomla kita. Langkah yang harus dilakukan adalah, pergi ke komponen “Joomla Update” dan global “Option” icon (yang berada di kanan atas layar). Sekarang kembali ke Joomla update dan kita akan melihat bahwa versi 3.x telah tersedia! klik UPDATE dan dalam hitungan detik situs kita akan berada di Joomla 3.

Langkah 6 Instal Joomla

Upload template dan ekstensi baru dari joomla 3.x ini dan konfigurasikan.

Akhirnya proses untuk mengupgrade Joomla kita selesai. Semoga tutorial ini dapat membantu kalian semua.

Banyak pemilik website WordPress yang berasumsi bahwa mereka tidak perlu khawatir masalah keamanan. Banyak yang berpikir hanya website besar dengan jutaan pengunjung yang akan diserang. Padahal, hacker diluar sana mencoba untuk memaksa masuk ke website besar ataupun kecil. Untuk itu kamu harus selalu menjaga keamanan website kamu.

Karena sering kali orang-orang menyepelekan web hosting untuk websitenya, yang berujung websitenya lemot untuk diakses. Maka dari itu, pastikan Anda memilih web hosting yang memiliki kecepatan server dan kecepatan internet yang sangat cepat. Sehingga website Anda dapat diakses dengan cepat oleh pengunjung.

Selain itu, pastikan keamanan juga tak kalah diutamakan. Karena keamanan data Anda dalam server web hosting menjadi taruhan nyawa website Anda supaya tetap berjalan. Maka dari itu, pilih web hosting yang memiliki keamanan server yang sangat ketat dengan sistem keamanan yang berlapis sampai ke anti virus yang mampu menghalau segala macam virus.

Itu lah alasan kenapa Anda harus memilih Jakartawebhosting.com

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi https://www.jakartawebhosting.com yang menyediakan layanan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

Posted 

Cara Dasar Mengatasi Bug pada Joomla

Joomla yang merupakan salah satu jenis CMS (Content Management System) menjadi bagian penting bagi kita untuk memanajemen website kita. Bagi kalian yang menggunakan Joomla untuk websitenya dan telah meng-install beberapa extension. Pasti akan menemukan beberapa bug atau kesalahan yang muncul kapan saja dan menjadi masalah yang berkepanjangan.

Joomla Hosting Indonesia
Joomla Hosting Indonesia

Bagaimana caranya kita dapat mengidentifikasi bug tersebut ?

Banyak sekali kejadian ketika memulai membuka homepage website , homepage tersebut berubah menjadi putih. Jika hal ini terjadi kita tidak perlu bingung atau panik. Kita dapat melakukan hal ini, buka pengaturan lalu pilih “Global Configuration” kemudian pilih “Server”, pada bagian server setting terdapat label name “Error Reporting”, kemudian turn on Joomla error reporting menjadi maximum. Ketika kita sudah mencapai tahapan ini, berarti kita sudah mengaktifkan error reporting untuk mengetahui apa yang salah pada website kita. Kemudian kita dapat mereload website kita dan seketika akan muncul kalimat error yang mengidentifikasikan informasi kesalahan apa yang terdapat di website kita.

Baca juga: Cara Upgrade Joomla Bagi Pemula

Ternyata bugging ini tidak hanya terdapat pada bagian depan website kita, bugging ini bisa juga terjadi pada halaman backend website. Apakah cara yang dilakukan untuk mengatasinya sama dengan cara sebelumnya ? Tentunya berbeda, namun cara yang digunakan sama sederhananya dengan cara sebelumnya. Langsung saja kita masuk ke langkah awal, karena kebanyakan user menggunakan windows dan sudah terdapat xampp. Kemudian pilih htdocs, lalu pergi ke direktori Joomla kit yang sudah terinstal. Langkah berikutnya, dalam direktori tersebut terdapat script php yang bernama configuration.php. Buka script tersebut, lalu pada bagian public $error_reporting=”none”, kita ubah menjadi $error_reporting=”maximum”. Untuk setting konfigurasi pada mac dan linux umumnya terdapat pada direktori /var/www/kit/configuration.php.

Kemudian bug yang sering terjadi adalah ketika grapic atau animasi yang sengaja kita buat untuk website kita tidak berjalan seperti yang kita harapkan. Umumya kesalahan seperti diakibatkan karena javascript atau CSS yang bermasalah atau karena kita telah mengedit javascript dan CSS tersebut dan ada bagian yang kita lewatkan atau terhapus. Untuk mengetahui kesalahan apa yang terjadi pada website kita, manfaatkan fungsi inspect elemen pada browser kemudian setelah itu pilih console atau kita bisa melakukannya dengan mengclick Ctrl + Shift + J pada chrome lalu Ctrl + Shift + K pada firefox.

Cara – cara tersebut merupakan cara – cara dasar yang dapat kita gunakan apabila kita baru memulai memakai Joomla. Semoga dengan artikel ini kita tidak perlu bingung atau panik ketika menemukan masalah seperti ini lagi.

Banyak pemilik website WordPress yang berasumsi bahwa mereka tidak perlu khawatir masalah keamanan. Banyak yang berpikir hanya website besar dengan jutaan pengunjung yang akan diserang. Padahal, hacker diluar sana mencoba untuk memaksa masuk ke website besar ataupun kecil. Untuk itu kamu harus selalu menjaga keamanan website kamu.

Karena sering kali orang-orang menyepelekan web hosting untuk websitenya, yang berujung websitenya lemot untuk diakses. Maka dari itu, pastikan Anda memilih web hosting yang memiliki kecepatan server dan kecepatan internet yang sangat cepat. Sehingga website Anda dapat diakses dengan cepat oleh pengunjung.

Selain itu, pastikan keamanan juga tak kalah diutamakan. Karena keamanan data Anda dalam server web hosting menjadi taruhan nyawa website Anda supaya tetap berjalan. Maka dari itu, pilih web hosting yang memiliki keamanan server yang sangat ketat dengan sistem keamanan yang berlapis sampai ke anti virus yang mampu menghalau segala macam virus.

Itu lah alasan kenapa Anda harus memilih Jakartawebhosting.com

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi https://www.jakartawebhosting.com yang menyediakan layanan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

Posted 

Jakarta Web Hosting Indonesia

Mengenal Sejarah Joomla

Mengenal Sejarah Joomla

Mungkin kalian sudah tahu bahwa Joomla adalah Content Management System (CMS) yang bebas dan bersifat terbuka (open source). Joomla ditulis menggunakan PHP dan basis data MySQL untuk keperluan di internet maupun di intranet.

Untuk lebih mengenal Joomla, kami akan membahas mengenai sejarah Joomla lewat artikel ini. Joomla pertama kali dirilis pada tanggal 17 September 2005. Banyak sekali CMS seperti Joomla yaitu Mamboo, PrestaShop, PHPNuke, dan lain-lain. Namun CMS Joomla merupakan CMS yang paling mudah digunakan.

Secara garis besar, Joomla terdiri dari tiga elemen dasar, yaitu web server, skrip PHP, dan basis data MySQL. Web server terhubung dengan internet/intranet yang berfungsi sebagai penyedia layanan situs. Skrip PHP terdiri dari kode program, dan basis data merupakan tempat penyimpanan konten.

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa sejarah Joomla diawali pada tanggal 17 September 2005. Di mana pada saat itu diluncurkan Joomla versi awal yaitu 1.0.0 yang merupakan versi alias dari Mambo 4.5.2.3 yang dikembangkan oleh “Pengembang Inti Mambo hingga Agustus 2005” yang hengkang dari Mambo.

Pemimpin tim saat itu Andrew Eddie, dikenal dengan sebutan “MasterChief” menulis surat terbuka di komunitas dan diumumkan di forum mamboserver.com. Tim pengembang kemudian membuat situs OpenSourceMatters untuk mendistribusikan informasi ke pengguna, pengembang, desainer web, dan komunitas lainnya.

Sejarah Joomla pun berkembang sampai dengan tahap yang luar biasa, yaitu Joomla 1.0.15. Namun seiring dengan perkembangan versi Joomla 1.0x ini, sekitar tahun 2007 telah dimulai pengembangan Joomla 1.5x yang memiliki beberapa persamaan dan perbedaan yang cukup signifikan.

Saat ini, Joomla 1.5x telah mencapai tahap Joomla 1.5.2.0. Untuk versi Joomla 1.6, sudah pada tahap versi beta dan dapat diuduh di www.joomla.org. Semakin baru versi Joomla, semakin memiliki penyempurnaan dari versi-versi sebelumnya.

Demikianlah sejarah Joomla yang bisa kalian ketahui. Semoga bermanfaat.

Karena sering kali orang-orang menyepelekan web hosting untuk websitenya, yang berujung websitenya lemot untuk diakses. Maka dari itu, pastikan Anda memilih web hosting yang memiliki kecepatan server dan kecepatan internet yang sangat cepat. Sehingga website Anda dapat diakses dengan cepat oleh pengunjung.

Selain itu, pastikan keamanan juga tak kalah diutamakan. Karena keamanan data Anda dalam server web hosting menjadi taruhan nyawa website Anda supaya tetap berjalan. Maka dari itu, pilih web hosting yang memiliki keamanan server yang sangat ketat dengan sistem keamanan yang berlapis sampai ke anti virus yang mampu menghalau segala macam virus.

Itu lah alasan kenapa Anda harus memilih Jakartawebhosting.com

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi https://www.jakartawebhosting.com yang menyediakan layanan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.


Mengenal Sejarah Joomla

CMS Mana yang Lebih Bagus, Drupal atau Joomla?

CMS Mana yang Lebih Bagus, Drupal atau Joomla?

CMS Mana yang Lebih Bagus, Drupal atau Joomla

Persaingan antar CMS sepertinya tidak bisa dihindari. Misalnya saja persaingan yang terjadi antara CMS Drupal dengan Joomla. Jika dilihat dari fanbasenya, keduanya menunjukkan hasil yang sama. Namun seperti yang kita ketahui bahwa tidak ada CMS yang sempurna.

Jika WordPress dikatakan mempunyai pengguna yang lebih banyak dari CMS lainnya, maka WordPress mempunyai kelemahan pada sistem keamanan. Begitupun dengan Drupal atau Joomla, kedua CMS ini memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Namun jika kalian ingin menggunakan salah satu dari CMS tersebut, kalian harus pahami dahulu mana yang lebih cocok.

Berikut beberapa perbandingan di antara kedua CMS ini.

Instalasi

Untuk masalah awal pastinya kalian harus melakukan proses instalasi. CMS Drupal dan Joomla dapat kalian install melalui browser kalian. Jika kalian belum mengerti dengan proses penginstalannya, kalian bisa menggunakan jasa provider hosting seperti jakartawebhosting.com. Melalui fasilitas fantastico, kalian bisa menginstall Drupal atau Joomla hanya dengan sekali klik saja. Kesimpulannya, untuk proses instalasi, kedua CMS ini berhasil meraih poin yang sama.

Struktur Program

Jika menilai dari sudut pandang web programmer yang handal, maka mereka akan memilih Drupal dengan CMS yang sudah terstruktur dengan rapi. Bagi mereka, Drupal dapat memudahkan coding karena sudah tersedia libraries yang terdokumentasi dengan lengkap.

Namun bagi web programmer pemula, Joomla adalah pilihannya, karena penggunaannya lebih mudah dipahami dengan navigasi user interface yang lebih jelas. Namun, untuk struktur programnya, Joomla masih banyak mengandalkan Extension. Kesimpulannya, CMS Drupal masih mengungguli Joomla dalam masalah struktur program.

Performa

Dalam hal ini, Drupal sudah memiliki sistem penyimpanan bayangan/cache yang lebih baik dibandingkan Joomla. Drupal mampu mengalahkan Joomla dalam beberapa keadaan. Pada saat fresh site no caching, populates site caching, atau populated site no caching.

Presented By jakartawebhosting.com

Jakarta Web Hosting Indonesia
Jakarta Web Hosting Indonesia