Category Archives: CMS

Mengenal Ekstensi Joomla

Mengenal Ekstensi Joomla

Joomla Extension Manager
Joomla Extension Manager

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai tipe-tipe ekstensi Joomla. Bagi Anda yang menggeluguti dunia web, tentu sudah tidak asing lagi dengan Joomla. Seperti yang sudah Anda ketahui bahwa Joomla merupakan content management system yang dapat digunakan untuk membuat website dinamis dengan lebih mudah dan cepat.

Kekuatan utama Joomla terletak pada framework aplikasi yang memungkinkan para developer dari seluruh dunia membuat berbagai macam ekstensi yang powerful. Anda dapat menemukan banyak sekali ekstensi Joomla, baik yang gratis maupun yang berbayar.

Ekstensi Joomla diperlukan untuk menambah kapabilitas dan fungsionalitas website Joomla yang tidak ada pada kode inti dasar. Joomla sendiri memiliki lima tipe ekstensi, yaitu component (komponen), module (modul), template, plugin, dan language (bahasa). Berikut adalah penjelasannya:

1. Component

Component merupakan salah satu tipe ekstensi yang paling kompleks dan paling besar dalam hal ukuran file. Component lebih menyerupai aplikasi mini yang menampilkan konten utama dari sebuah website. Beberapa contoh component yang sudah disertakan pada paket instalasi Joomla adalah Content, News Feeds, Web Links, Mass Mail, dan Search.

2. Module

Module merupakan tipe ekstensi Joomla yang lebih kecil dan sederhana. Module menyediakan tipe spesifik informasi yang dapat ditampilkan dan disusun di sekitar component. Sebagian besar module dapat menampilkan informasi langsung tanpa perlu terhubung ke component. Beberapa contoh module bawaan paket instalasi Joomla adalah Banners (mod_banners), Menus, Who’s Online, Breadcrumbs dan Login Form.

3. Template

Ekstensi Joomla yang satu ini bertanggungjawab terkait dengan tampilan website yang dibangun. Template dapat menentukan dan menangani keseluruhan desain halaman website. Pada Joomla, sudah tersedia beberapa template bawaan. Anda juga dapat menemukan banyak pilihan template, baik yang gratis ataupun berbayar pada berbagai situs.

4. Plugin

Plugin merupakan ekstensi yang berfungsi untuk menangani tugas-tugas kecil namun penting, yang memiliki keterkaitan dengan ekstensi Joomla lainnya.

5. Language

Language adalah ekstensi inti yang digunakan untuk menerjemahkan keseluruhan area administrasi (backend area) atau tampilan depan (frontend area) website Joomla. Anda dapat menemukan dan mengelola language yang telah terpasang melalui menu Extensions -> Language(s) di area administratsi Joomla.

Demikianlah pembahasan singkat mengenai tipe-tipe ekstensi Joomla. Anda juga dapat memasang ekstensi lainnya yang diperlukan, selain ekstensi bawaan Joomla.

Membuat Website Joomla Berbahasa Indonesia

Membuat Website Joomla Berbahasa Indonesia

Membangun Website Joomla Berbahasa Indonesia
Membangun Website Joomla Berbahasa Indonesia

Sebagai CMS yang paling banyak digunakan di Indonesia, Joomla memang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa bawaannya. Namun Anda tidak perlu khawatir karena Anda tetap dapat menggunakan bahasa Indonesia sebagai default language-nya. Untuk membuat website Joomla Anda berbahasa Indonesia, tentu saja Anda harus melakukan instalasi file language bahasa Indonesia.

Pada kesempatan kali ini kami akan memberitahukan langkah-langkah agar website Joomla Anda berbahasa Indonesia. Setelah melakukan instalasi file language, Anda harus melakukan konfigurasi lagi pada back-end Joomla melalui menu:

Site | Global Configuration

Pada halaman Global Configuration tersebut, klik pada tab Locale, kemudian berikan isian berikut ini:

Language: Indonesian
Country Locale: id_ID

Dengan melakukan hal di atas, maka situs Joomla Anda akan secara otomatis menggunakan format berbahasa Indonesia.

Jika Anda ingin situs Joomla Anda menjadi lebih lengkap lagi berbahasa Indonesia, maka Anda dapat melakukan instalasi komponen tanggal Indonesia. Hal ini dimaksudkan agar bentuk/model penanggalan pada situs Joomla Anda benar-benar mengikuti kaidah penanggalan dalam bahasa Indonesia, misalnya: Selasa, 26 Oktober 2015.

Caranya cukup mudah, lakukan instalasi comp tglindo komponen tanggal Indonesia tersebut. Setelah proses instalasi selesai, lakukan sedikit settingan lagi pada file Joomla PHP Anda, seperti yang dicantumkan pada credit page komponen tersebut (sumber: http://forum.joomla.org/index.php/topic,102953.0.html).

Demikian lah cara membuat website Joomla agar berbahasa Indonesia. Jika Anda ingin membangun website berbasis Joomla, jangan ragu menghubungi kami Jakartawebhosting.com.

Presented By Jakartawebhosting,com

Jakarta Web Hosting Indonesia
Jakarta Web Hosting Indonesia

Joomla atau WordPress, Mana yang Lebih Unggul?

Joomla atau WordPress, Mana yang Lebih Unggul?

Joomla atau WordPress, Mana yang Lebih Unggul?
Joomla atau WordPress, Mana yang Lebih Unggul?

Eksistensi seseorang sangat dipengaruhi zaman yang serba digital ini, terutama dalam dunia internet. Saat ini, banyak orang yang mencari eksistensi lewat dunia maya. Entah itu media sosial, forum, ataupun dengan website pribadi. Penggunaannya pun sangat beragam. Mulai dari situs blogging, situs bisnis online, situs aktivitas organisasi, situs promosi produk perusahaan atau hanya sekedar narsis di dunia internet.

Apalagi dengan hadirnya sebuah CMS (Content Management System) yang dapat memberikan kemudahan dalam membuat website. Ini merupakan salah satu faktor yang membuat semakin banyak bermunculannya website pribadi. Menurut Wikipedia, CMS merupakan perangkat lunak yang memberikan kemampuan bagi seseorang untuk dapat memanipulasi (mengubah) dan menambah isi dari suatu situs web.

Kemampuan tersebut memiliki fitur yang berbeda-beda, seperti fitur publikasi berbasis web, pencarian, pengarsipan, kontrol revisi, manajemen format, dan masih banyak fitur yang disediakan oleh CMS. Bagi kalian yang banyak menghabiskan waktu untuk internet, pasti sudah mengenal CMS yang populer seperti Joomla atau WordPress. Lalu, mana yang lebih unggul untuk membuat situs web? Mari kita lihat perbedaannya.

Agar dapat membandingkan keunggulan dari kedua CMS tersebut, tergantung pada si pembuat website sendiri. Karena hampir semua CMS dilengkapi dengan berbagai fitur menarik, template yang mudah diatur dan juga search engine friendly. Sehingga dapat dikatakan perbandingan Joomla atau WordPress untuk website tidaklah terlalu signifikan.

Joomla atau WordPress untuk website dinamis bisa dilihat dari kesamaannya, bahwa keduanya merupakan software gratis yang juga menyediakan berbagai fitur dan template yang menarik. Joomla atau WordPress merupakan CMS yang paling populer dibandingkan dengan CMS lain. Baik Joomla atau WordPress, juga menyediakan fleksibilitas tinggi bagi para penggunanya agar dapat berkreasi dengan fitur-fitur yang ada.

Dalam artikel kali ini kita akan lebih melihat pada keunggulan Joomla dibandingkan WordPress.

  1. Dari segi penggunaan, walaupun WordPress mungkin lebih populer karena kesederhanaannya, Joomla jelas memilki fitur yang lebih banyak untuk mendapatkan sebuah website dinamis yang lebih menarik dan unik.
  2. Dari segi fungsi, keunggulan Joomla memilki hampir semua fitur yang dapat disesuaikan dengan setiap industri. Disarankan agar Anda lebih memilih Joomla jika ingin membangun sebuah website dengan fitur-fitur yang canggih.
  3. Melihat pada optimasi untuk mesin pencari, kesederhanaan WordPress dapat dengan mudah menjadi unggul dalam urutan search engine. Namun seoranng web master yang handal akan dapat mengenali keunggulan Joomla dengan penyesuaian yang cerdas pada fitur yang telah tersedia.
  4. Keunggulan Joomla yang lain adalah mudah terukur. Joomla dirancang sedemikian rupa untuk dapat dimodifikasi sehingga dapat memenuhi setiap kebutuhan yang spesifik.
  5. Integrasi sistem lain ke dalam Joomla diberikan dalam bentuk modul-modul. Keunggulan Joomla di sini bahwa modul-modul tersebut dapat disesuaikan atau dimodifikasi.
  6. Keunggulan Joomla dalam fitur admisnistrasi adalah lebih lengkap dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Demikianlah keunggulan dari kedua CMS ini. Baik Joomla atau WordPress, keduanya memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing.

Mengubah URL Administrator Joomla

Mengubah URL Administrator Joomla

Mengubah URL Administrator Joomla
Mengubah URL Administrator Joomla

Keamanan suatu website harus diperhatikan khusus oleh kita sebagai webmaster. Apalagi jika kita membuat website dengan menggunakan CMS. Membuat website dengan CMS, mempunyai resiko yang lebih besar daripada membuatnya dengan codingan murni, ini karena CMS bersifat open source—memungkinkan banyak orang ikut turun tangan mengembangkannya.

Dari situlah kita bisa melihat sisi positif open source. Namun karena sifatnya yang bisa diakses siapa saja, dapat dipastikan akan ada seseorang atau lebih yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membuat plugin-plugin “palsu”.

Sebagai contoh yaitu CMS Joomla. Untuk meningkatkan keamanan website Joomla, kita dapat melakukan beberapa cara seperti merubah URL halaman login Administrator. Karena sifatnya yang open source, maka untuk login ke halaman Administrator adalah dengan cara memasukan www.domain.com/administrator atau localhost/joomla/administrator.

Untuk sebagian web developer, mengubah halaman login Administrator dapat dilakukan dengan menggantinya melalui codingan. Bagi yang tidak begitu paham dengan codingan, kalian bisa menambahkan program tambahan yaitu ekstensi Joomla yang bernama JLSecure My Site dan bisa didownload dari halaman resmi Joomla Ekstensions Direktori.

Berikut langkah-langkah untuk menggunakan ekstensi Joomla tersebut.

  1. Download Ekstensi JLSecure My Site.
  2. Buka halaman Administrator lalu klik Extensions, kemudian pilih Extension Manager.
  3. Upload dan install Ekstensi JLSecure My Site.
  4. Setelah proses instalasi selesai, selanjutnya buka halaman Plugin Manager kemudian cari plugin plg_system_jlsecuremysite. Kemudian klik Plugin tersebut.
  5. Isikan karakter yang terdiri dari huruf a-z,A-Z pada kolom Secure Key (contohnya “budi”), kemudian isikan kolom Secure Value dengan karakter yang sama namun boleh terdiri dari kombinasi angka dan huruf (contohnya “budi234”).
  6. Ubah Status menjadi Enable kemudian klik Save.

Jika sudah, maka secara otomatis halaman Administrator akan mereload dan redirect membuka halaman front-end website. Kalian bisa login kehalaman dengan menggunakan URL www.domain.com/administrator/?budi=budi234 pada web browser.

Presented By jakartawebhosting.com

Jakarta Web Hosting Indonesia
Jakarta Web Hosting Indonesia

Instalasi Joomla dengan Fasilitas Cpanel

Instalasi Joomla dengan Fasilitas Cpanel

Instalasi Joomla dengan Fasilitas Cpanel
Instalasi Joomla dengan Fasilitas Cpanel

Jika Anda sudah pernah mendengar tentang Joomla, belum tentu Anda memahami langkah-langkah untuk instalasi Joomla. Sebenarnya, itu bukan hal sulit, namun sebagian orang tidak ingin direpotkan dengan masalah-masalah teknis seperti ini ketika ingin memiliki sebuah website. Mereka tinggal menyewa seorang web developer dan memfokuskan diri untuk memikirkan konten atau isi dari web yang ingin dibangun.

Bagi Anda yang ingin mempelajarinya atau hanya untuk memperkaya pengetahuan saja, artikel berikut akan memberikan gambaran paling sederhana untuk instalasi Joomla pada sebuah website. Hal pertama yang Anda butuhkan adalah hosting. Domain dan hosting adalah alamat dan rumah sebuah website, Anda akan melakukan instalasi Joomla dengan tujuan untuk menghidupkan nama domain dalam ruang hosting yang Anda sewa.

Pastikan perusahaan yang dipilih menyediakan paket hosting Joomla karena akan berhubungan dengan pengembangan ke depannya ketika beberapa software harus ditambahkan ke dalam website. Perusahaan hosting akan memberikan akses ke Cpanel yang Anda sewa.

Selanjutnya Anda bisa melakukan instalasi Joomla melalui fasilitas yang diberikan oleh Cpanel hosting tersebut. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.

1. Login ke dalam Cpanel dengan username dan password yang diberikan melalui e-mail oleh penyedia hosting Joomla.

2. Pergilah ke fantastico dan lihat menu pilihan di sebelah kiri. Di sana ada banyak pilihan CMS yang dapat diinstall dengan cepat melalui fantastico.

3. Pilihlah Joomla 1.5 atau yang update yang terbaru. Lalu ikuti semua petunjuk yang muncul untuk instalasi Joomla ke dalam web (domain yang telah diberikan ruang hosting).

Perlu diketahui bahwa instalasi Joomla bukan hanya dapat dilakukan dengan fasilitas Cpanel. Bagi Anda yang tidak menggunakan layanan hosting dengan Cpanel, Anda dapat menggunakan progran ftp untuk mengunggah file Joomla dan kemudian membuat sebuah database musql sehingga semua berfungsi dengan baik. Kelemahan cara ini adalah bahwa mereka sangat rumit dan membutuhkan ketelitian serta kesabaran untuk menunggu proses upload selesai. Jika koneksi internet yang Anda gunakan memiliki kecepatan yang kurang memadai, sebaiknya hindari memilih cara instalasi Joomla seperti ini.