Category Archives: CMS

Cara Kerja Plugin Email JCV

ekstensi utama joomla
Plugin PHPMailer

Bagi sebagian pengguna Joomla mungkin sering mengalami hal yang menyebalkan ketika melakukan konfigurasi email di Joomla. Email dalam hal ini adalah email untuk sistem pemberitahuan/notifikasi sistem website yang umumnya digunakan pada saat ada pengguna baru yang mendaftar, atau hal-hal lain yang membutuhkan keterhubungan melalui email.

Sebenarnya ada 3 opsi sistem email di Joomla yang bisa kita gunakan, diantaranya adalah PHP Mail, Sendmail dan SMTP. Ketiganya sebenarnya bisa berfungsi dengan baik, akan tetapi hal tersebut sangat tergantung dengan konfigurasi server yang kita miliki. Beberapa masalah sering timbul ketika kita menggunakan layanan shared hosting, karena ketidakmauan para pengguna bertanya detil kepada para penyedia hosting, menyebabkan fungsi sistem email Joomla kadang sering diabaikan. Kali ini saya bukan ingin membahas setiap konfigurasi sistem email yang ada pada Joomla, melainkan saya ingin memberikan satu ekstensi di Joomla yang bisa membantu dan memudahkan dalam melakukan uji coba sistem email pada Joomla CMS. Plugin Joomla email Configuration Verifier (JCV)

Plugin ini dibuat khusus oleh pengembang ekstensi Joomla bernama Ready Bytes yang berlokasi di India. Pada tahun 2013 bertepatan dengan kegiatan akbar Joomla Day India, mereka merilis plugin JCV tersebut secara gratis dengan tujuan untuk memberikan kemudahan bagi para pengguna Joomla CMS di seluruh dunia. Memasang Plugin Joomla email Configuration Verifier (JCV)

Sebelumnya anda harus mengunduh Plugin Joomla email Configuration Verifier (JCV), kemudian pasang pada website Joomla anda seperti biasa anda memasang ekstensi untuk Joomla CMS. Jika sudah, maka pada halaman daftar plugin akan ada tambahan plugin bernama JEmail Config Verifier (JCV), anda tidak perlu melakukan pengaturan macam-macam, cukup dengan mengaktifkan plugin tersebut melalui tombol publikasi status dari berwarna merah ke warna hijau, maka plugin tersebut sudah aktif dan dapat langsung digunakan. Uji Coba Plugin Joomla email Configuration Verifier (JCV)Untuk melakukan uji coba Joomla Email Configuration Verifier (JCV), anda harus mengakses menu Global Configuration –> Tab Server –> Mail Setting. Maka akan ada tambahan satu tombol dengan label “Test Email”. Tidak lama setelah anda klik tombol tersebut, maka anda akan dikirimkan email oleh sistem website anda. Jika anda berhasil menerima email di kotak masuk email anda, seperti gambar berikut ini maka seluruh fungsi dari plugin tersebut sudah berjalan dengan sempurna.

Percayakan Email Hosting Anda Kepada Kami, jakartawebhosting.com

Jakarta Web Hosting Indonesia
Jakarta Web Hosting Indonesia

Perubahan Fitur Joomla 3.4

Joomla sudah dijadikan andalan bagi developer website atau blogger. Karena kepercayaan dari pengguna, Joomla secara terus menerus mengembangkannya ke versi terbaru dan ditunjang dengan fitur baru juga yang membuat pengguna semakin merasa nyaman menggunakan Joomla. Jika kalian adalah pengguna sejati dari Joomla maka bersiaplah, karena secara resmi developer Joomla telah merilis Joomla versi 3.4. Dengan fitur baru yang diperkenalkan, seperti CMS front end module editing, decoupling of weblinks, composer integration, Google new reCaptcha dan perbaikan keamanan dengan menerapkan kode UploadShield yang dapat mendeteksi sebagian upload berbahaya dengan memeriksa nama file dan isi file.

Perubahan seperti apa yang ditawarkan tim developer untuk Joomla versi 3.4 ini. Oke sekarang kita akan mengupas sedikit apa saja perubahan yang didapatkan dalam Joomla versi 3.4 ini.

Decouple/memisahkan Weblinks

Dikarenakan komitmen yang diinginkan developer Joomla untuk membuat website lebih ringan ketika di akses, maka tercetuslah ide ini. Ide dimana component Weblinks ditiadakan atau dihilangkan dari distribusi inti Joomla. Akan tetapi anda tak perlu khawatir, karena develop inti joomla memberikan jaminan bahwa ektensi-ekstensi yang sebelumnya tersedia pada distribusi joomla akan tetap ada di Joomla Extensions Directory atau lebih dikenal dengan JED, dan cara pemasangannyapun sama dengan ekstensi-ekstensi joomla pada umumnya.

Front End Module Editing (CMS)

Ketika Joomla versi 3.2 dirilis, pengguna Joomla diberikan fitur untuk mengubah pengaturan modul ketika log in di halaman depan dengan satu kali klik pada ikon kecil “edit” yang ditempatkan pada setiap modul tanpa memerlukan akses ke area administrator. Menyambung fasilitas ini, Joomla versi 3.4 akan dilengkapi dengan fasilitas pengubahan modul dari halaman depan berdasarkan standar pengaturan Joomla ACL, yang akan lebih mudah bagi pemula.

Implementasi Microdata

Ketika Joomla versi 3.2 telah dikenalkan library JMicrodata, dan pada rilis Joomla versi 3.3 dikenalkan lagi unsur-unsur microdata menjadi dua layout komponen inti. Untuk Joomla versi 3.4, Tim developer Joomla memastikan untuk terus memperbaiki library JMicrodata untuk memastikannya lebih fleksibel dan mudah digunakan untuk pengguna dari semua tingkat keahlian dan terus menerapkan elemen microdata dalam layout inti Joomla. Microdata adalah cara menambahkan informasi kontekstual ke website kita dan isinya, yang memungkinkan mesin pencari untuk lebih memahami informasi yang disediakan.

Integrasi Composer

Tidak seperti versi sebelumnya. Pada versi 3.4 ini tim develop Joomla sudah mengatur agar kita bisa mengintegrasikan composer ke CMS untuk mengelola dependasi dari luar seperti Joomla Framework dan PHPmailer.

Google Captcha REcaptcha

Google Captcha REcaptcha diperkenalkan Google sebagai API untuk menghindari texting atau fungsi input tulisan ataupun pendaftaran agar menghindari user yang berjenis robot. Joomla pun menggunakan API Google tersebut untuk fungsi pendaftaran calon pengguna. Tetapi pada versi 3.4 ini, dengan maksud untuk mengganti API tersebut, Joomla menyediakan click box. Dengan click box calon pengguna hanya tinggal mengkliknya saja tanpa harus.

Kira – kira seperti itulah perubahan yang akan kita dapatkan untuk Joomla versi 3.4 ini. Semoga dengan fitur baru tersebut para pemula ataupun pengguna yang sudah Advance akan merasakan manfaatnya.

Jakartawebhosting.com pilihan terbaik untuk Joomla Hosting Anda

Jakarta Web Hosting Indonesia
Jakarta Web Hosting Indonesia

 

Cara Dasar Mengatasi Bug pada Joomla

Joomla yang merupakan salah satu jenis CMS (Content Management System) menjadi bagian penting bagi kita untuk memanajemen website kita. Bagi kalian yang menggunakan Joomla untuk websitenya dan telah meng-install beberapa extension. Pasti akan menemukan beberapa bug atau kesalahan yang muncul kapan saja dan menjadi masalah yang berkepanjangan.

Joomla Hosting Indonesia
Joomla Hosting Indonesia

Bagaimana caranya kita dapat mengidentifikasi bug tersebut ?

Banyak sekali kejadian ketika memulai membuka homepage website , homepage tersebut berubah menjadi putih. Jika hal ini terjadi kita tidak perlu bingung atau panik. Kita dapat melakukan hal ini, buka pengaturan lalu pilih “Global Configuration” kemudian pilih “Server”, pada bagian server setting terdapat label name “Error Reporting”, kemudian turn on Joomla error reporting menjadi maximum. Ketika kita sudah mencapai tahapan ini, berarti kita sudah mengaktifkan error reporting untuk mengetahui apa yang salah pada website kita. Kemudian kita dapat mereload website kita dan seketika akan muncul kalimat error yang mengidentifikasikan informasi kesalahan apa yang terdapat di website kita.

Baca juga: Cara Upgrade Joomla Bagi Pemula

Ternyata bugging ini tidak hanya terdapat pada bagian depan website kita, bugging ini bisa juga terjadi pada halaman backend website. Apakah cara yang dilakukan untuk mengatasinya sama dengan cara sebelumnya ? Tentunya berbeda, namun cara yang digunakan sama sederhananya dengan cara sebelumnya. Langsung saja kita masuk ke langkah awal, karena kebanyakan user menggunakan windows dan sudah terdapat xampp. Kemudian pilih htdocs, lalu pergi ke direktori Joomla kit yang sudah terinstal. Langkah berikutnya, dalam direktori tersebut terdapat script php yang bernama configuration.php. Buka script tersebut, lalu pada bagian public $error_reporting=”none”, kita ubah menjadi $error_reporting=”maximum”. Untuk setting konfigurasi pada mac dan linux umumnya terdapat pada direktori /var/www/kit/configuration.php.

Kemudian bug yang sering terjadi adalah ketika grapic atau animasi yang sengaja kita buat untuk website kita tidak berjalan seperti yang kita harapkan. Umumya kesalahan seperti diakibatkan karena javascript atau CSS yang bermasalah atau karena kita telah mengedit javascript dan CSS tersebut dan ada bagian yang kita lewatkan atau terhapus. Untuk mengetahui kesalahan apa yang terjadi pada website kita, manfaatkan fungsi inspect elemen pada browser kemudian setelah itu pilih console atau kita bisa melakukannya dengan mengclick Ctrl + Shift + J pada chrome lalu Ctrl + Shift + K pada firefox.

Cara – cara tersebut merupakan cara – cara dasar yang dapat kita gunakan apabila kita baru memulai memakai Joomla. Semoga dengan artikel ini kita tidak perlu bingung atau panik ketika menemukan masalah seperti ini lagi.

Pilih Hoster Terbaik Untuk Joomla Hosting Anda. Jakartawebhosting.com dapat dipercaya untuk menanganinya.

Jakarta Web Hosting Indonesia
Jakarta Web Hosting Indonesia

Cara Upgrade Joomla Bagi Pemula

Cara menginstall joomla untuk pemulaBerikut cara praktis untuk mengupgrade joomla 2.5 ke versi 3.x. Sebelum mengupgradenya, pastikan dulu kita backup dengan software atau cara apapun yang terpenting jangan lupa untuk membackupnya. Mari kita mulai langkah – langkahnya.

Langkah 1 Instal Joomla

Sebelum memulainya pastikan juga spesifikasi kita mencukupi untuk dijadikan host Joomla 3.x. Untuk mengetahui apakah hosting kita sudah memenuhi syarat untuk host Joomla 3.x ini, kita dapat melihatnya Disinisebenarnya tidak diperlukan spesifikasi khusus untuk Joomla 3.x ini, namun untuk berjaga – jaga apa salahnya kita ketahui dulu requirenya.

Langkah 2 Instal Joomla

Sekali lagi sebelum kita memulainya, ada hal yang harus kita perhatikan terlebih dahulu. Jangan lupa untuk mengecek semua ekstensi (template/komponen/plugin/modul). Kemudian pastikan setiap ekstensi sudah kompatibel dengan joomla 3.x.  Pastikan ketika kita telah menginstal tempalte joomla 2.5 yang kita perlukan untuk mengubahnya dengan template joomla 3.x  yang kompatibel.

Baca juga: 10 Ekstensi Utama Untuk Website Joomla

Langkah 3 Instal Joomla

Langkah yang sederhana, kita hanya perlu mendownload dan mengupdate semua extension (belum termasuk Joomla) yang kita perlukan agar kompatibel dengan joomla 3.x tapi jangan mengupgrade template sebelumnya dulu. Kemudian  sekali lagi kita harus membackupnya, lalu kita lanjutkan ke langkah berikutnya.

Langkah 4 Instal Joomla

Hapus semua ekstensi yang tidak kompatibel dengan joomla 3.x. Caranya adalah, pergi ke admin panel kita lalu hapus ekstensi yang tidak diperlukan untuk joomla 3.x. Sangat disarankan dalam melakukan hal ini kita harus dalam keadaan yang fresh atau tidak dalam kondisi lelah, karena diperlukan ketelitian yang sangat tinggi agar tidak salah dalam proses penghapusan ekstensi ini. Kemudian pergi ke Manage Extensions lalu pilih Komponen, hapus komponen yang tidak diperlukan. Lakukan hal tadi untuk proses plugin dan modul, tapi harus diingat agar berhati hati supaya upgrade yang sudah kita lakukan di langkah 3 tidak terhapus juga.

Langkah 5 Instal Joomla

Update joomla 2.5 kita ke versi 3.x. Pada tahap ini kita sudah siap untuk melakukan proses upgrade joomla kita. Langkah yang harus dilakukan adalah, pergi ke komponen “Joomla Update” dan global “Option” icon (yang berada di kanan atas layar). Sekarang kembali ke Joomla update dan kita akan melihat bahwa versi 3.x telah tersedia! klik UPDATE dan dalam hitungan detik situs kita akan berada di Joomla 3.

Langkah 6 Instal Joomla

Upload template dan ekstensi baru dari joomla 3.x ini dan konfigurasikan.

Akhirnya proses untuk mengupgrade Joomla kita selesai. Semoga tutorial ini dapat membantu kalian semua.

Upgrade lah Hosting Joomla Anda ke JakartaWebhosting.com

Jakarta Web Hosting Indonesia
Jakarta Web Hosting Indonesia