Tag Archives: cms joomla indonesia

Mengubah URL Administrator Joomla

Mengubah URL Administrator Joomla

Mengubah URL Administrator Joomla
Mengubah URL Administrator Joomla

Keamanan suatu website harus diperhatikan khusus oleh kita sebagai webmaster. Apalagi jika kita membuat website dengan menggunakan CMS. Membuat website dengan CMS, mempunyai resiko yang lebih besar daripada membuatnya dengan codingan murni, ini karena CMS bersifat open source—memungkinkan banyak orang ikut turun tangan mengembangkannya.

Dari situlah kita bisa melihat sisi positif open source. Namun karena sifatnya yang bisa diakses siapa saja, dapat dipastikan akan ada seseorang atau lebih yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membuat plugin-plugin “palsu”.

Sebagai contoh yaitu CMS Joomla. Untuk meningkatkan keamanan website Joomla, kita dapat melakukan beberapa cara seperti merubah URL halaman login Administrator. Karena sifatnya yang open source, maka untuk login ke halaman Administrator adalah dengan cara memasukan www.domain.com/administrator atau localhost/joomla/administrator.

Untuk sebagian web developer, mengubah halaman login Administrator dapat dilakukan dengan menggantinya melalui codingan. Bagi yang tidak begitu paham dengan codingan, kalian bisa menambahkan program tambahan yaitu ekstensi Joomla yang bernama JLSecure My Site dan bisa didownload dari halaman resmi Joomla Ekstensions Direktori.

Berikut langkah-langkah untuk menggunakan ekstensi Joomla tersebut.

  1. Download Ekstensi JLSecure My Site.
  2. Buka halaman Administrator lalu klik Extensions, kemudian pilih Extension Manager.
  3. Upload dan install Ekstensi JLSecure My Site.
  4. Setelah proses instalasi selesai, selanjutnya buka halaman Plugin Manager kemudian cari plugin plg_system_jlsecuremysite. Kemudian klik Plugin tersebut.
  5. Isikan karakter yang terdiri dari huruf a-z,A-Z pada kolom Secure Key (contohnya “budi”), kemudian isikan kolom Secure Value dengan karakter yang sama namun boleh terdiri dari kombinasi angka dan huruf (contohnya “budi234”).
  6. Ubah Status menjadi Enable kemudian klik Save.

Jika sudah, maka secara otomatis halaman Administrator akan mereload dan redirect membuka halaman front-end website. Kalian bisa login kehalaman dengan menggunakan URL www.domain.com/administrator/?budi=budi234 pada web browser.

Presented By jakartawebhosting.com

Jakarta Web Hosting Indonesia
Jakarta Web Hosting Indonesia

Menambahkan Pengguna di CMS Joomla

Menambahkan Pengguna di CMS Joomla

 

Menambahkan Pengguna di CMS Joomla
Menambahkan Pengguna di CMS Joomla

Pada postingan kali ini kami akan memberikan tutorial untuk menambahkan pengguna di CMS Joomla. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk membedakan hak akses pengguna dalam mengelola sebuah website yang menggunakan CMS Joomla. Dengan membedakan hak akses pengguna, maka tidak semua orang diperbolehkan menambah atau mengedit konten di website.

Ada baiknya untuk melakukan tutorial ini, kalian mempraktekannya pada server lokal terlebih dahulu sebelum mempraktekannya langsung pada web hosting. Pada website yang menggunakan platform CMS Joomla, otoritas tertingginya dipegang oleh akun Super Administrator. Super Administrator mempunyai hak akses bisa menentukan dan mengubah apa saja terhadap konten website.

Selain Super Administrator, dalam struktur pengelolaan sebuah website, masih ada pengguna yang memiliki hak akses yang hampir mirip dengan hak akses Super Administrator, namun yang membedakan ialah Administrator tidak dapat mengubah settingan Global Configuration pada CMS Joomla. Salah satu kelebihan hak akses yang dimiliki oleh Administrator adalah menambahkan jumlah pengguna dalam sebuah website.

Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan seorang Administrator untuk menambahkan jumlah pengguna dalam website berbasis platform CMS Joomla:

  1. Langkah pertama untuk menambahkan pengguna di CMS Joomla adalah login ke halaman Administrator Joomla dengan memasukan username dan password yang terdaftar sebelumnya.
  2. Setelah berhasil masuk ke halaman Administrator, pilih menu Site lalu pilih User Manager.
  3. Ketika berada di halaman User Manager, klik ikon New yang berada di menu sebelah kanan atas.
  4. Saat berada di halaman User:(New), kalian harus mengisi kolom-kolom pada bagian User Detail. Kemudian pada kolom Group pilihlah salah satu dari tiga group pada bagian Public Backend (Manager, Administrator, atau Super Administrator).
  5. Selanjutnya pada bagian Parameters, kolom Back-end Language dan Front-end Language pilihlah English (United Kingdom), lalu pada kolom Time Zone kalian dapat menyesuaikan pengaturannya sesuai waktu di wilayah kalian masing-masing.
  6. Klik ikon Apply lalu klik ikon Save yang berada di sebelah kanan atas di halaman backend.
  7. Terakhir, jika kalian telah selesai pada tahap tadi, maka secara otomatis daftar pengguna dalam website CMS Joomla kalian akan bertambah sesuai dengan hak akses yang kalian tentukan.

Demikianlah tutorial untuk menambahkan pengguna di CMS Joomla. Selamat mencoba!

Installasi Virtuemart Pada Joomla

Installasi Virtuemart Pada Joomla

Hampir semua CMS menyediakan fitur komponen untuk membuat toko online bagi penggunanya, tidak terkecuali pada CMS Joomla. Virtuemart adalah salah satu komponen untuk membuat toko online melalui Joomla, di dalamnya sudah terdapat aplikasi sistem shopping cart. Jadi apabila ada pelanggan toko online kita yang ingin melakukan order, maka secara otomatis dapat terproses sesuai alur checkout pada sistem shopping cart Virtuemart ini.

Karena menjadi salah satu komponen Joomla, maka kita dapat menggunakan komponen Virtuemart hanya dengan melalui Joomla. Selain itu, komponen Virtuemart juga akan mengikuti perkembangan Joomla. Jadi jika teman-teman baru menginstall Joomla, maka kalian tidak perlu khawatir apabila komponen Virtuemart tersebut tidak akan compatible dengan versi Joomla yang baru.

Cara install komponen Virtuemart sendiri pada dasarnya sama dengan cara menginstall plugin, komponen, atau template lain pada Joomla, kalian tidak perlu repot untuk mengsintallnya. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan.

  1. Download Virtuemart, lalu setelah itu lakukan Unzip file yang sudah didownload sebelumnya. Perlu diketahui bahwa ada dua file zip dalam paket download Virtuemart tersebut. File pertama berisi komponen utama, lalu file yang kedua berisi modul dan plugin penting Virtuemart.
  2. Login ke area administrator Joomla, kemudian pilih “Extension” lalu pilih “Extension Manager”.
  3. Kemudian pilih tab “Install” lalu klik “Browse” untuk memilih file yang sudah kalian download sebelumnya. Jika sudah, klik tombol “Upload & Install”.
  4. Jika sudah mencul notification “Install Component Succesfully”, maka proses upload yang kalian lakukan telah selesai.
  5. Jika proses Instalisasi telah selesai, selanjutnya cek melalui menu “Component”, cek pada bagian submenu dan lihat apakah komponen Virtuemart sudah ada. Jika ada maka Virtuemart sudah dapat kalian gunakan.

Presented By Jakartawebhosting.com

Jakarta Web Hosting Indonesia
Jakarta Web Hosting Indonesia

Setting Fungsi SEF Pada Joomla

Setting Fungsi SEF Pada Joomla

 

Setting Fungsi SEF Pada Joomla
Setting Fungsi SEF Pada Joomla

 

SEF URL atau kepanjangan dari Search Engine Friendly URL ini adalah sebuah teknik untuk membuat URL atau alamat website yang kita punya menjadi sebuah alamat website yang dapat dengan mudah terindex oleh mesin pencari seperti Google, Yahoo, atau Bing. Mungkin dengan melihat penjelasan tadi kalian berfikir bahwa SEF adalah kata lain dari SEO. SEF bukanlah kata lain dari SEO, namun lebih tepatnya SEF adalah salah satu senjata dari SEO. Pada umumnya kebanyakan orang mengetahui SEF sebagai Permalink.

Tujuan terpenting dari SEF adalah mempermudah Crawler atau Search Engine untuk mengakses setiap link yang ada di website. Perlu kita ketahui bahwa Search Engine hanya memberikan durasi waktu tertentu untuk mengakses seluruh konten pada sebuah website. Kemudian perlu diketahui juga bahwa Search Engine membutuhkan waktu yang lama untuk membaca dan menyimpulkan konten/hirarki dengan atribut link seperti: http://www.domain.com/index.php?id=1&modname=news&act=view.

Hal ini dikarenakan Search Engine tidak familiar dengan penggunaan (?) atau (&) dan (=). Maka dari itu, yang menjadi permasalahan utama, bahwa hanya beberapa persen saja dari keseluruhan konten yang dapat dicatat oleh Search Engine, karena terputus di tengah jalan.

Semua fungsi SEF atau Permalink ini dapat kita temukan hampir di semua CMS dan biasanya sudah di setting agar otomatis aktif. Namun pada CMS Joomla, fungsi Permalink belum diaktifkan secara otomatis, maka dari itu kita sebagai pengguna harus mengaktifkannya secara manual. Sayangnya fungsi Permalink pada Joomla masih belum banyak digunakan. Hal ini dikarenakan masih banyak pengguna Joomla yang belum mengerti setting manual untuk mengaktifkan fungsi ini. Berikut langkah-langkah yang dapat digunakan untuk mengaktifkan SEF URL secara manual.

  1. Login ke halaman Admin, kemudian ke menu System dan pilih Global Configuration.
  2. Pada tampilan Global Configuration, lihatlah pada panel SEO Setting dan lakukan perubahan sebagai berikut:
  • Pilih Yes pada Search Engine Friendly URL: Pengaturan ini dilakukan dengan tujuan agar Search Engine Friendly aktif di Joomla.
  • Pilih Yes pada User URL Rewriting: Pengaturan ini dilakukan dengan tujuan untuk mempersingkat URL Website Joomla kalian. Selanjutnya, ubah file htaccess.txt menjadi htaccess, lalu ubahlah kodingan “#RewriteBase/” menjadi “RewriteBase/”.
  • Pada opsi Add Suffix to URL kalian bisa menyesuaikannya, kalian bisa memilih YES atau NO. Jika memilih YES maka URL kalian akan menjadi NamaDomain.com/about.html.

Setelah itu, jangan lupa untuk mengesave kedua langkah pengaturan tersebut.

Presented By, web hosting indonesia

Jakarta Web Hosting Indonesia
Jakarta Web Hosting Indonesia

Tips Memilih Server Hosting Joomla

Tips Memilih Server Hosting Joomla

Tips Memilih Server Hosting Joomla
Tips Memilih Server Hosting Joomla

Dalam dunia web, kecepatan menjadi hal yang mutlak untuk dimiliki. Pada web Joomla–syarat yang harus dimiliki agar kecepatan web baik ialah server hosting yang baik pula. Peran server hosting yaitu sebagai penyempurna dalam kecepatan akses web yang sudah teroptimalisasi dengan baik dari segi tampilan dan kontennya. Memang, akan menjadi hal sulit dalam menentukan penyedia layanan hosting mana yang memberikan kesempurnaan untuk kecepatan akses web kita, sebab server hosting adalah kunci sebuah website.

Tidak akan ada artinya jika kita sudah mengoptimalisasi template website, membatasi penggunaan modul, atau menggunakan gambar yang sesuai dengan ukuran tampilan jika server hosting yang kita pakai sering down.

Sever hosting yang sering down akan berdampak buruk bagi web kita, selain kehilangan pengunjung setia, hal ini juga akan mempengaruhi page rank website kita. Memilih penyedia layanan server hosting pun bukanlah perkara mudah. Berikut beberapa tips untuk memilih penyedia server hosting yang cocok pada website Joomla.

  1. Pilihlah perusahaan penyedia layanan hosting yang memiliki tim support yang mumpuni dari segi skill dan jumlah tim support yang mencukupi untuk menyediakan waktu support selama 24 jam. Karena dengan begitu, kapanpun kita memiliki masalah pada website kita, mereka akan siap sedia membantu.
  2. Langkah kedua untuk memilih server hosting Joomla yang tepat adalah memilih penyedia layanan hosting yang memiliki layanan back up rutin.
  3. Hal yang harus diperhatikan berikutnya adalah memilih perusahaan penyedia server hosting yang sudah memasang logo Joomla di websitenya. Dengan adanya itu, kita sebagai konsumen akan mempercayai bahwa perusahaan tersebut memang sudah memahami betul kebutuhan akan website Joomla.
  4. Hal kecil namun bisa kita jadikan pertimbangan berikutnya adalah memilih perusahaan penyedia server hosting yang memiliki artikel tentang Joomla hosting, CMS Joomla, atau yang berhubungan dengan Joomla. Dengan demikian, ada kemungkinan mereka memiliki seseorang yang ahli di bidang Joomla.
  5. Terakhir, pilihlah perusahaan penyedia layanan hosting yang memberikan layanan keamanan terhadap sistem server mereka. Tanyakan range down dari server mereka. Apabila masih dalam kategori 90 hingga 99% dalam kurun waktu satu tahun, maka dipastikan website kita akan aman dari sistem down server.

Nah, kira-kira begitulah tips memilih server hosting yang baik untuk website Joomla. Jika Anda masih bingung untuk memilih server hosting mana yang mensupport kelima hal tersebut, Anda bisa mengunjungi jakartawebhosting.com

Presented by jakartawebhosting.com

Jakarta Web Hosting Indonesia
Jakarta Web Hosting Indonesia