Tag Archives: joomla hosting

Hosting Linux Indonesia Untuk Website Joomla

Hosting Linux Indonesia adalah layanan web hosting yang berjalan dengan menggunakan sistem operasi Linux dengan variasi open source dari sistem UNIX, yang ditawarkan oleh penyedia hosting asal Indonesia. Hosting Linux memiliki kemampuan untuk menggunakan program-program open source seperti PHP, MySQL, Python, XML, dan masih banyak lagi lainnya. Dengan kemampuan open source Hosting Linux tersebut, membuat Web Hosting Linux lebih mudah dan lebih murah dalam pengoperasian website. Continue reading Hosting Linux Indonesia Untuk Website Joomla

Joomla Hosting Indonesia, DomaiNesia vs Jagoan Hosting

Ketika kamu memutuskan untuk membangun website, kamu bisa memilih menggunakan CMS atau content management system untuk mempermudah prosesnya. Salah satu CMS terbaik yang bisa kamu gunakan adalah Joomla. CMS ini open source yang berarti bisa kamu gunakan gratis dan memiliki banyak sekali fitur. Setelah memutuskan membangun website dengan Joomla, kini kamu harus memilih Joomla hosting yang tepat. Continue reading Joomla Hosting Indonesia, DomaiNesia vs Jagoan Hosting

Minimalkan Ekstensi Joomla Untuk Kinerja Lebih Cepat

Joomla merupakan salah satu CMS atau content management system yang paling banyak digunakan. Salah satu alasan yang membuatnya sukses adalah dukungan ekstensi yang sangat banyak dengan beragam fungsi. Ekstensi Joomla merupakan anugerah, tetapi juga bisa menjadi ‘kutukan.’

Memang ekstensi-ekstensi ini bisa menambah fungsi pada Joomla. Namun ekstensi-ekstensi ini juga dapat memperlambat situs kamu. Kamu harus meminimalkan ekstensi Joomla agar dapat membuat situs menjadi lebih cepat.

Terkadang kamu membutuhkan ekstensi-ekstensi ini, tetapi kamu harus mempertimbangkan keseimbangan antara fungsi dan kinerja.

Ekstensi Joomla mana yang sebaiknya dihapus?

Sebelum melakukannya kamu harus melakukan full backup. Dan kamu harus mengerti kegunaan dari masing-masing ekstensi.

Hapus ekstensi terlupakan dan tidak digunakan

Bagi yang suka mencoba-coba ekstensi, pastinya ada beberapa ekstensi yang tidak sesuai harapan dan tidak digunakan lagi, dan kamu lupa untuk menghapusnya. Maka sekarang kamu harus menghapus ekstensi-ekstensi ini.

Masuk ke menu Extension-> Manage, cari dan hapus ekstensi yang kamu tahu sudah tidak digunakan lagi.

Hapus module Joomla yang tidak digunakan

Sekarang kamu harus menghapus modul Joomla yang sudah tidak digunakan. Masuk ke menu Extensions-> Module, lalu cari modul yang sudah kamu pastikan bahwa modul tersebut tidak digunakan lagi.

Hapus plugin Joomla yang tidak digunakan

Yang terakhir kamu haru manghapus plugin yang sudah tidak digunakan, dan pastikan plugin ini memang sudah benar-benar tidak digunakan. Masuk ke menu Extension-> Plugins, dan cari plugin yang ingin kamu hapus.

Tes kinerja situs

Setelah kamu melakukan bersih-bersih ekstensi Joomla, kamu masih harus melakukan tes untuk melihat apakah proses bersih-bersihnya berpengaruh pada kinerja situs kamu. Untuk melakukannya bisa menggunakan Joomla Debug Tool.

Pertama masuk ke menu System-> Global Confuguration-> Server-> enable Debug. Tutup menu ini, lalu login ke situs kamu dengan akses Super User, scrol kebawah untuk melihat data Debug.

Data ini memperlihatkan dampak dari semua ekstensi yang dipasang terhadap waktu loading situs kamu. Jika kamu rasa ekstensi tidak membawa banyak kegunaan dan berpengaruh negatif pada waktu loading yang lebih lama, kamu bisa mempertimbangkan untuk menghapusnya. Data yang berwarna merah merupakan ekstensi yang memiliki dampak yang paling buruk untuk kinerja.

Tips SEO Untuk Joomla Yang Harus Diketahui

Tips SEO Untuk Joomla Yang Harus Diketahui

Menggunakan teknik SEO menjadi salah satu cara yang paling sering digunakan dan berguna untuk mempromosikan situs. Begitu juga dengan situs yang menggunakan Joomla, selain konten yang menarik, desain web yang eye-catching, tentunya diperlukan teknik SEO yang baik. Inilah tips SEO Joomla yang bisa dipergunakan agar muncul di posisi teratas mesin pencari.

1. Aktifkan Search Engine Friendly URL

Pastikan untuk mengaktifkan fitur ini: Melalui Global Configuration -> SEO Settings dan aktifkan “Search Engine Friendly URls” serta “Use URL rewriting.” Untuk mengganti nama setiap URL agar lebih mudah di-index oleh mesin pencari.

Atau bisa memasang extension sh404SEF, selain dapat membuat Search Engine Friendly URL, extension ini juga dapat memonitor halaman yang mengalami error 404, jadi kamu bisa segera memperbaikinya.

2. Buat Sitemap yang baik dan Submit ke Webmaster Tools

Salah satu bagian penting dari tips SEO Joomla adalah membuat HTML/XML Sitemap agar Google dapat mengindex semua halaman yang ada disitus kamu. Bisa menggunakan extension yang bernama Xmap untuk membuat sitemap. Setelah membuat sitemap, kamu bisa men-submitnya ke Google Webmaster Tools agar segera ter-index oleh Google.

3. Perbaiki Page Title dan Meta Description

Extension sh404SEF juga memungkinkan kamu untuk menambahkan page title dan meta description yang baik, agar dapat mengoptimalkan SEO. Kamu bisa membuat deskripsi yang sesuai untuk setiap halaman. Untuk page title tidak lebih dari 70 karakter, dan meta description tidak lebih dari 160 karakter.

4. Optimalkan Robots.txt agar gambar ter-index

Robots.txt dapat memberikan instruksi kepada berbagai mesin pencari bots/crawlers/spiders, dimana mereka dapat masuk atau tidak ke situs. Kamu yang menentukan bots ini (Google, Yahoo, Bings, dll), apa saja yang mereka dapat lihat disitus kamu. SEO yang bagus membutuhkan kamu untuk menghapus Disallow pada folder image di file robots, sehingga file gambar yang ada di situs kamu dapat ter-index. Di file Robots.txt hapus baris /images.

5. Optimalkan Alt Tag gambar

Alt Tag dapat memberikan teks pada gambar, yang dapat menjelaskan gambar tersebut. Alt Tag yang bagus berisi 4 – 8 kata yang menjelaskan gambar, dan termasuk setidaknya satu keyword.

6. Pastikan situs kamu cepat

Pastikan waktu loading situs kamu secepat mungkin. Bisa dengan cara mengaktifkan Browser Cache (Extension-> Plugin Manager->System Cache, pastikan Browser Cache diset Yes). Bisa juga mengaktifkan kompresi GZIP yang dapat membantu mempercepat waktu loading dengan mengkompres konten yang ada di situs kamu (Global Configuration-> Server dan pilih Yes pada Gzip compression).

Sebelum menambahkan gambar ke situs kamu ada baiknya untuk mengkompres gambar terlebih dahulu, kamu bisa menggunakan tool Kraken. Dan bisa juga memasang JCH Optimizer.

7. Pastikan situs Joomla kamu mobile-friendly

Pada April 2015 Google melakukan perubahan pada sistem ranking. Jika situs kamu mobile-friendly, maka peluangnya akan lebih besar dibandingkan dengan situs yang tidak mobile-friendly. Untuk mengetahui situs kamu mobile-friendly bisa melakukan tes di https://www.google.com/webmasters/tools/mobile-friendly/.

8. Host situs kamu di server Joomla Hosting yang bagus

Pastikan kamu berlangganan hosting dengan server yang bisa diandalkan. Cari server yang cepat, dapat diandalkan dan pastinya Joomla-friendly. Salah satunya adalah Jakartawebhosting.com, yang memiliki server yang bisa diandalkan, harga berlangganan yang terjangkau, dan pastinya Joomla-friendly.

Jakartawebhosting Banner 125-125

CMS Mana yang Lebih Bagus, Drupal atau Joomla?

CMS Mana yang Lebih Bagus, Drupal atau Joomla?

CMS Mana yang Lebih Bagus, Drupal atau Joomla

Persaingan antar CMS sepertinya tidak bisa dihindari. Misalnya saja persaingan yang terjadi antara CMS Drupal dengan Joomla. Jika dilihat dari fanbasenya, keduanya menunjukkan hasil yang sama. Namun seperti yang kita ketahui bahwa tidak ada CMS yang sempurna.

Jika WordPress dikatakan mempunyai pengguna yang lebih banyak dari CMS lainnya, maka WordPress mempunyai kelemahan pada sistem keamanan. Begitupun dengan Drupal atau Joomla, kedua CMS ini memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Namun jika kalian ingin menggunakan salah satu dari CMS tersebut, kalian harus pahami dahulu mana yang lebih cocok.

Berikut beberapa perbandingan di antara kedua CMS ini.

Instalasi

Untuk masalah awal pastinya kalian harus melakukan proses instalasi. CMS Drupal dan Joomla dapat kalian install melalui browser kalian. Jika kalian belum mengerti dengan proses penginstalannya, kalian bisa menggunakan jasa provider hosting seperti jakartawebhosting.com. Melalui fasilitas fantastico, kalian bisa menginstall Drupal atau Joomla hanya dengan sekali klik saja. Kesimpulannya, untuk proses instalasi, kedua CMS ini berhasil meraih poin yang sama.

Struktur Program

Jika menilai dari sudut pandang web programmer yang handal, maka mereka akan memilih Drupal dengan CMS yang sudah terstruktur dengan rapi. Bagi mereka, Drupal dapat memudahkan coding karena sudah tersedia libraries yang terdokumentasi dengan lengkap.

Namun bagi web programmer pemula, Joomla adalah pilihannya, karena penggunaannya lebih mudah dipahami dengan navigasi user interface yang lebih jelas. Namun, untuk struktur programnya, Joomla masih banyak mengandalkan Extension. Kesimpulannya, CMS Drupal masih mengungguli Joomla dalam masalah struktur program.

Performa

Dalam hal ini, Drupal sudah memiliki sistem penyimpanan bayangan/cache yang lebih baik dibandingkan Joomla. Drupal mampu mengalahkan Joomla dalam beberapa keadaan. Pada saat fresh site no caching, populates site caching, atau populated site no caching.

Presented By jakartawebhosting.com

Jakarta Web Hosting Indonesia
Jakarta Web Hosting Indonesia